Sequoia Capital minggu lalu menyelesaikan penggalangan dana ekspansi sekitar $7 miliar, yang terutama akan dialokasikan untuk proyek-proyek tahap akhir di Amerika Serikat dan Eropa.
Dari segi ukuran, dana ini hampir dua kali lipat dari dana serupa sebelumnya ($3,4 miliar pada 2022). Dari segi waktu, ini juga merupakan penggalangan dana besar pertama yang diselesaikan oleh kepemimpinan baru.
Langkah Pertama Kepemimpinan Baru
November lalu, terjadi pergeseran kekuasaan yang tidak biasa di internal Sequoia — Roelof Botha digantikan melalui pemungutan suara yang mengejutkan, dengan Alfred Lin dan Pat Grady menjabat sebagai "steward" bersama (setara dengan pimpinan bersama).
Jabatan "steward" sendiri memiliki makna tersendiri, yang ditetapkan oleh pendiri Sequoia, Don Valentine, sebagai mekanisme suksesi yang menekankan pada pengelolaan dan penjagaan, bukan kepemilikan.
Lin dan Grady sama-sama veteran di internal Sequoia. Pat Grady memimpin beberapa investasi klasik seperti Stripe dan ServiceNow, sementara Alfred Lin berasal dari Zappos dan kemudian menjadi anggota dewan Airbnb.
$7 miliar adalah dana besar pertama yang mereka pimpin.
Mengapa Mengumpulkan Sebanyak Ini Sekarang
Dana ekspansi Sequoia sebelumnya sebesar $3,4 miliar baru terjadi pada 2022. Kini jumlahnya berlipat ganda, dan alasannya tidak sulit ditebak: tingkat pembakaran uang perusahaan tahap akhir di era AI sama sekali tidak bisa dibandingkan dengan era sebelumnya.
Penjelasan Sequoia sendiri:
Kecepatan dan biaya perusahaan untuk melakukan skala saat ini tidak terbayangkan dibandingkan satu dekade lalu.
Ini bukanlah hal yang berlebihan. OpenAI mengumpulkan $122 miliar dalam satu putaran dengan valuasi $852 miliar; Anthropic mengumpulkan $30 miliar dengan valuasi $380 miliar. Agar VC dapat mempertahankan persentase kepemilikan mereka, mereka harus mengeluarkan lebih banyak modal.
Ada alasan lain: Sequoia telah berinvestasi besar-besaran di OpenAI dan Anthropic, dan kedua perusahaan tersebut dikabarkan akan melantai di bursa pada 2026. Meningkatkan kepemilikan sebelum IPO dan memastikan waktu keluar yang tepat merupakan motivasi penting dalam penggalangan dana ini.
Bertaruh di Kedua Sisi, Tidak Memilih Sisi
Portofolio investasi Sequoia mencakup OpenAI dan Anthropic. Beberapa tahun lalu, hal ini mungkin terasa aneh — kedua perusahaan adalah pesaing langsung, dengan hubungan yang rumit di antara para pendiri dan perbedaan pendekatan teknis.
Namun logika Sequoia jelas: dalam perlombaan yang pemenangnya belum ditentukan, bertaruh di kedua sisi adalah langkah paling aman.
Ini bukan strategi eksklusif Sequoia; a16z juga melakukan hal yang sama. Tidak ada yang ingin salah memilih sisi dalam AI.
Selain perusahaan model dasar tingkat atas, Sequoia juga berinvestasi besar-besaran di dua bidang lain:
- Robotika dan Physical AI: Termasuk Physical Intelligence (perusahaan robotika terkemuka di Bay Area yang mengumpulkan $400 juta pada akhir 2024)
- Rekayasa AI Agent: Factory (menyediakan agen kode AI untuk tim teknik perusahaan, telah mengumpulkan $150 juta)
Menurut mereka, strateginya adalah mencakup seluruh ekosistem AI — dari raksasa yang membangun teknologi dasar hingga startup yang benar-benar memanfaatkan AI. Dari infrastruktur hingga lapisan aplikasi, semuanya ingin mereka kuasai.
Logika VC Tahap Akhir Berubah di Era AI
$7 miliar ini memiliki implikasi yang tidak terlalu mencolok namun penting: sifat investasi tahap akhir telah berubah secara fundamental di era AI.
Logika tradisional investasi tahap akhir (Pre-IPO, Growth Equity) adalah: perusahaan telah memvalidasi model bisnisnya, dan Anda membeli "pengembalian pertumbuhan dengan risiko yang relatif rendah."
Sekarang tidak lagi. Perusahaan seperti OpenAI, Anthropic, dan xAI masih mencatatkan kerugian besar di putaran Seri C dan D, model bisnis mereka masih terus divalidasi, namun valuasi mereka sudah mencapai ratusan miliar dolar. Investasi tahap akhir telah berubah menjadi bentuk lain dari modal ventura.
Sequoia memahami hal ini dan tidak lagi mengevaluasi perusahaan-perusahaan ini dengan kerangka lama. Sebaliknya, mereka bertaruh pada arah seluruh sektor.
Sequoia saat ini mengelola sekitar $56 miliar aset global. Setelah menyelesaikan pemisahan pada 2023-2024 (memisahkan Peak XV dan HongShan untuk menangani pasar India/Asia Tenggara dan China masing-masing), $7 miliar ini sepenuhnya difokuskan pada pengembangan AI di AS dan Eropa.
Apa Arti Uang Ini
Dari perspektif angka semata, dana tahap akhir sebesar $7 miliar adalah langkah besar di era mana pun. Namun dalam lingkungan investasi AI tahun 2026, ini hanyalah respons yang logis.
Sinyal yang lebih patut diperhatikan adalah: bahkan lembaga VC yang paling mapan dan konservatif pun sedang menyiapkan amunisi yang lebih besar untuk era ini.
Ketika Sequoia mengatakan bahwa mereka "menginginkan keduanya" dalam perlombaan ini, kemungkinan besar uang lain di Silicon Valley juga berpikiran sama.
Sumber: CocoLoop, New leaders, new fund: Sequoia has raised $7B to expand its AI bets (TechCrunch); Sequoia raises $7 billion for its biggest-ever late-stage fund (The Next Web); Sequoia Capital Raises $7 Billion Fund for AI and Late-Stage Investments (Analytics Insight)