Sebuah peristiwa pekan lalu menarik perhatian banyak media teknologi, tetapi mungkin belum sepenuhnya menjelaskan lapisan-lapisan yang ada di dalamnya.
Pemerintahan Trump menetapkan Anthropic sebagai risiko rantai pasok — secara efektif mengeluarkan perusahaan tersebut dari sistem kontrak militer AS.
Alasannya? Anthropic menolak menandatangani kontrak yang meminta mereka untuk menghapus pagar pengaman keamanan, yang penggunaannya mencakup pengawasan massal domestik dan sistem senjata otonom penuh.
Apa yang Dikatakan Anthropic
Sikap Anthropic sangat langsung: Kami memiliki ketentuan penggunaan yang aman untuk sistem AI kami, dan kedua skenario ini tidak termasuk dalam lingkup yang diizinkan, jadi kontrak ini tidak kami tandatangani.
Pengadilan federal kemudian campur tangan, untuk sementara waktu memblokir penetapan risiko rantai pasok ini — hakim menilai keputusan kebijakan ini bermasalah.
Tapi pemblokiran sementara bukanlah penyelesaian; pertarungan hukum ini masih berlanjut.
Serangan Balik Newsom
Di tengah latar belakang inilah, Gubernur California Newsom menandatangani perintah eksekutif N-5-26 pada 30 Maret.
Perintah eksekutif ini secara permukaan adalah tentang standar pengadaan produk AI oleh pemerintah California, tetapi sebenarnya Newsom menggunakan kekuasaan pengadaan sebagai alat kebijakan untuk melawan arah kebijakan AI pemerintah federal.
Isi spesifik:
- Vendor produk AI harus bersertifikasi kepada California, membuktikan bahwa sistem mereka tidak akan digunakan untuk penyebaran konten ilegal, bias diskriminatif, atau pelanggaran hak-hak sipil
- Meminta Departemen Teknologi Digital California untuk menerbitkan pedoman watermarking konten buatan AI — yang pertama di AS
- Meminta lembaga negara bagian untuk menyediakan alat AI generatif yang telah terverifikasi kepada karyawan
California adalah pasar produk dan layanan AI terbesar di AS. Newsom mengatakan standar pengadaan California secara efektif dapat menjadi tolok ukur di seluruh industri — karena untuk melakukan bisnis dengan pemerintah harus mematuhi aturan.
Latar Belakang Pertarungan Ini
Ini bukanlah peristiwa yang terisolasi.
Pada Desember 2025, Trump menandatangani perintah eksekutif yang meminta Jaksa Agung federal membentuk gugus tugas khusus untuk menantang undang-undang terkait AI di berbagai negara bagian, dengan tujuan menetapkan standar nasional yang seragam dengan pembatasan minimal.
Pada 20 Maret 2026, Gedung Putih merilis Kerangka Kebijakan AI Nasional, lebih lanjut mendorong legislasi Kongres untuk mendahului peraturan AI tingkat negara bagian yang dianggap menghambat daya saing nasional.
Respons Newsom: Baik, jika federal tidak bisa mengatur, saya akan menggunakan kekuasaan pengadaan untuk mengatur.
Para pakar hukum memperkirakan masalah ini pada akhirnya bisa sampai ke Mahkamah Agung, menjadi salah satu kasus hukum paling berpengaruh dalam sejarah teknologi AS.
Apa Artinya bagi Industri AI
Jangka pendek: Anthropic saat ini dikecualikan dari pengadaan AI militer AS, tetapi karena putusan sementara pengadilan, situasi masih terus berubah.
Jangka menengah: Perbedaan jalur regulasi AI antara federal dan California semakin melebar. Perusahaan harus menghadapi bukan satu aturan, melainkan dua aturan — dan kedua aturan ini bergerak ke arah yang sepenuhnya berlawanan.
Jangka panjang: Jika Mahkamah Agung akhirnya memutuskan bahwa federal dapat mendahului undang-undang AI negara bagian, eksperimen regulasi California akan sangat terbatas. Jika kewenangan negara bagian dipertahankan, standar California benar-benar bisa menjadi standar de facto nasional.
Semua ini terjadi dalam tahun 2026.
Sumber referensi: As Trump rolls back protections, Governor Newsom signs first-of-its-kind executive order to strengthen AI protections (California Governor's Office); California, not Trump, will decide how risky its AI startups are, Newsom says (CalMatters, melalui CocoLoop); Federal Preemption: President Trump Signs Landmark AI Executive Order to Dismantle State Regulations (FinancialContent)