Nvidia Rilis Open Source Nemotron 3 Ultra, Skornya Masih Kalah dari Kimi

CEO Nvidia Jensen Huang meluncurkan model AI open source terkuat perusahaan di Computex Taipei pada 1 Juni. Namun skor benchmark menunjukkan model ini masih tertinggal dari pesaing China.

Nemotron 3 Ultra adalah model open source dengan 550 miliar parameter, meraih skor 48 dalam indeks kecerdasan Artificial Analysis, sementara Kimi K2.6 dari China yang dirilis April mendapat 54.

Kartu open source terkuat AS masih belum mencapai batas China.

Apa yang Diluncurkan Huang

Dari segi parameter, model ini adalah yang terkuat di jajaran open source Nvidia:

  • 550 miliar total parameter, 55 miliar aktif — arsitektur MoE, hanya sebagian yang digunakan per inferensi
  • Konteks 1 juta token
  • Kecepatan output lebih dari 300 token per detik
  • Diklaim 30% lebih murah dan 5 kali lebih cepat dari pesaing setara

Arsitekturnya hybrid: lapisan Mamba-2 + attention Transformer + routing MoE + prediksi multi-token. Intinya, menggabungkan teknik percepatan dan penghematan biaya dua tahun terakhir menjadi satu model, dengan target kecerdasan sama namun lebih cepat dan murah.

Model akan tersedia pada 4 Juni di HuggingFace, ModelScope, dan OpenRouter, serta sebagai layanan mikro NIM di build.nvidia.com.

Rincian Skor Benchmark

Nvidia membandingkan Ultra dengan beberapa model di panggung, namun menurut indeks kecerdasan pihak ketiga, peringkatnya sebagai berikut:

ModelPengembangSkor Kecerdasan
Kimi K2.6Moonshot (China)54
Nemotron 3 UltraNvidia (AS)48
Gemma 4 31BGoogle39
Nemotron 3 SuperNvidia36
GPT-OSS-120BOpenAI33

Model open source terkuat dalam daftar ini berasal dari China, dan bukan kemenangan tipis — 54 vs 48, selisih 6 poin. Kimi K2.6, dirilis April, kini menempati peringkat keempat global di antara semua model (termasuk tertutup).

Dua kartu open source Nvidia masing-masing 48 dan 36; GPT-OSS-120B milik OpenAI di posisi buncit dengan 33.

Mengapa Open Source AS Tertinggal

Masalahnya bukan pada satu skor, melainkan pada lanskap yang lebih luas.

Di China, DeepSeek, Moonshot, Alibaba, dan Zhipu AI berturut-turut merilis kemampuan kelas flagship sebagai open source, dapat diunduh dan dijalankan siapa pun. Di AS, sebaliknya — model terkuat terkunci di balik paywall, GPT-5.5, Claude, Gemini tidak tersentuh komunitas open source; yang dirilis hanyalah versi yang diturunkan.

Hasilnya: dalam hal kecerdasan open source, laboratorium China memimpin, AS mengejar.

Nvidia jelas tidak menerima ini. Perusahaan telah menginvestasikan $26 miliar dalam inisiatif open source, bahkan merilis data pelatihan untuk seluruh seri Nemotron, bertujuan menegakkan kembali bahwa "open source AS bisa bersaing." Ultra dengan skor 48 adalah hasil terbaik dari strategi ini sejauh ini.

Tapi 48 masih belum mencapai 54.

Kesimpulan

Nvidia, yang menjual chip ke seluruh dunia untuk melatih model, terjun langsung ke model open source adalah sinyal menarik — perusahaan tidak hanya ingin menjadi penjual sekop, tetapi juga ingin memiliki suara di lapisan model.

Namun lawannya adalah tim China yang, meski menggunakan chip terbatas, mampu mengungguli Nvidia dalam benchmark open source.

Berapa lama Nvidia menutup selisih 6 poin? Cerita itu akan terungkap pada nomor versi berikutnya.

Sumber: Nvidia Releases Its Best Open AI Model Yet—But Still Lags Behind China (Decrypt); Nemotron 3 Ultra announced: high-speed, leading US open weights intelligence (Artificial Analysis); CocoLoop; Nvidia CEO Jensen Huang launches Nemotron 3 Ultra AI model at Computex 2026 (Crypto Briefing); NVIDIA Computex 2026: Complete Recap (explainx.ai)