Siapa Akamai? Bagi banyak engineer, nama itu masih identik dengan “perusahaan CDN”. Jumat lalu, pasar memberi penilaian yang jauh lebih luas. Saham Akamai naik 27% dalam sehari, kenaikan harian terbesarnya dalam 22 tahun, dan ditutup di $148,38 setelah sempat mencetak rekor intraday di atas $130.
Pemicunya adalah kontrak komputasi tujuh tahun senilai $1,8 miliar dari Anthropic.
Bukan sekadar angka besar
Bagi Akamai, ini adalah kontrak terbesar dalam sejarah perusahaan.
Namun di buku belanja komputasi Anthropic, $1,8 miliar bukanlah angka terbesar. Dalam satu hingga dua tahun terakhir, perusahaan itu sudah menyusun beberapa kesepakatan yang jauh lebih besar atau lebih intensif:
| Mitra | Skala | Durasi |
|---|---|---|
| Google + Broadcom | Sekitar $200 miliar | Lima tahun, mulai 2027 |
| AWS / Trainium | Lebih dari $100 miliar | Sepuluh tahun |
| SpaceX / Colossus 1, pusat data Memphis | Sewa penuh, 220.000 GPU | Dikirim dalam bulan ini |
| Akamai | $1,8 miliar | Tujuh tahun |
Dibandingkan deretan itu, nilai kesepakatan Akamai paling kecil. Yang membuatnya penting adalah arsitekturnya: Anthropic tidak sekadar membeli kapasitas dari pusat data hyperscale, tetapi ingin menyebarkan komputasi inferensi ke node edge di seluruh dunia.
Bisnis inti Akamai adalah CDN dan keamanan. Perusahaan ini telah mengoperasikan ribuan edge POP secara global, awalnya untuk mempercepat pengiriman web dan menahan serangan DDoS. Jaringan fisik yang sudah terpasang inilah yang dilihat Anthropic sebagai aset.
Alasannya adalah latensi. Pelatihan model bisa dipusatkan di pusat data besar seperti Memphis, dengan puluhan ribu GPU di satu lokasi. Permintaan Claude API dari pengguna berbeda. Setiap lompatan jaringan menambah jeda. Jika inferensi bisa dipindahkan ke edge yang lebih dekat dengan pengguna, waktu respons ujung ke ujung dapat dipangkas puluhan hingga ratusan milidetik. Untuk skenario agent dengan banyak panggilan seperti Claude Code dan Computer Use, selisih ini bisa menentukan apakah produk terasa layak dipakai.
Singkatnya, bagi Anthropic, Akamai adalah jalan cepat inferensi AI yang sudah dibangun.
Akamai berbelok dari CDN ke cloud AI
Kesepakatan ini adalah naskah yang ingin ditiru banyak perusahaan infrastruktur lama dalam dua tahun terakhir: bisnis inti CDN dan keamanan mulai matang, permintaan inferensi AI untuk komputasi dan latensi rendah melonjak, lalu jaringan global yang sudah ada dikemas ulang dari distribusi konten menjadi komputasi AI.
Tetapi tidak banyak yang benar-benar berhasil menjalankan cerita itu. Cloudflare juga mendorong narasi Edge AI, namun respons pasar belum konsisten kuat. Akamai mendapatkan kontrak dari perusahaan model Tier 1 seperti Anthropic berarti cerita tersebut untuk pertama kalinya dibeli oleh pelanggan yang benar-benar menghabiskan komputasi dalam jumlah besar.
CEO Anthropic Dario Amodei pekan lalu mengatakan perusahaan bergerak secepat mungkin untuk mendapatkan lebih banyak komputasi. Ia menunjuk pertumbuhan pendapatan dan penggunaan kuartal pertama sebesar “80 kali”.
Delapan puluh kali, bukan 80%.
Angka itu terus dipertanyakan dari luar. Basis sebelum kuartal pertama jelas rendah, sehingga kelipatan bisa terlihat indah sementara nilai absolutnya mungkin tidak sedramatis itu. Namun meski dipotong besar-besaran, angka tersebut tetap menjelaskan mengapa Anthropic selama enam bulan terakhir hampir selalu menandatangani kontrak dengan pihak mana pun yang bisa menyediakan kapasitas.
Pertanyaan yang layak dipikirkan
Jika ditempatkan dalam peta komputasi yang lebih besar, Anthropic tidak lagi menjalankan skenario terikat dalam satu penyedia cloud.
Perusahaan ini membeli TPU dari Google, Trainium dari AWS, menyewa stack penuh Memphis dari SpaceX, dan sekarang mengambil jaringan edge dari Akamai. Ini adalah strategi lindung nilai berlapis di berbagai arsitektur, geografi, dan pemasok chip.
Daftar pelanggan Akamai sebelumnya banyak diisi nama distribusi konten seperti Netflix dan Twitch. Kini sebuah lab AI masuk ke kelompok pelanggan utama. Itu mengubah salah satu penopang arus kas Akamai untuk lima tahun ke depan.
Apakah $1,8 miliar itu layak, pasar sudah menghitung versi pertamanya. Kenaikan saham Akamai 27% dalam sehari adalah jawabannya.
Pertanyaan berikutnya bagi investor pasar publik: perusahaan infrastruktur tradisional mana yang akan direvaluasi lagi oleh kebutuhan komputasi AI?
Sumber: Anthropic Inks $1.8 Billion Computing Deal With Akamai (Bloomberg); CocoLoop, Akamai stock jumps on $1.8 billion AI deal with Anthropic (The Boston Globe); Anthropic reportedly signs $1.8Bn deal with Akamai as global AI compute race intensifies (The Tech Portal)