Apple Kirim Insinyur Siri ke Bootcamp Coding AI untuk Belajar Claude Code

Pada 15 April, The Information melaporkan sebuah perkembangan yang agak ironis: Apple mengirim para insinyur tim Siri secara massal ke bootcamp coding AI, khusus untuk belajar cara menulis kode menggunakan alat AI.

Waktunya adalah dua bulan sebelum WWDC. Apple sebelumnya berencana untuk meluncurkan Siri yang baru dan lebih kuat di konferensi pengembang bulan Juni.

Sekarang, mereka sedang belajar dengan sistem kebut semalam.

Seberapa Parah Masalah Tim Siri?

Lihat angkanya: kurang dari 200 insinyur mengikuti pelatihan, sekitar 60 orang tetap tinggal untuk melanjutkan pengembangan Siri, dan 60 orang lainnya khusus bertugas mengevaluasi kinerja Siri. Konfigurasi ini lebih ramping daripada banyak perusahaan rintisan.

Latar belakangnya begini: Tim Siri menyandang label yang tidak mengenakkan di internal Apple — ketertinggalan dalam alat coding AI.

Tim teknik Apple lainnya sudah lama membeli Claude Code dalam jumlah besar, beberapa tim mengalokasikan proporsi anggaran teknik yang cukup besar untuk itu. Namun tim Siri, terus menulis kode menggunakan metode lama.

Ini bukan sekadar masalah preferensi alat. Tim Siri gagal memberikan beberapa fitur Apple Intelligence yang dijanjikan untuk iOS 18, yang berujung pada perombakan besar-besaran manajemen: direktur AI John Giannandrea keluar pada akhir 2025, Craig Federighi (SVP Rekayasa Perangkat Lunak, yang mengawasi iOS dan macOS) mengambil alih arah AI, dan pendorong di balik Vision Pro, Mike Rockwell, mengambil alih kendali tim Siri.

Perintah pertama manajemen baru: kalian harus belajar coding AI.

Ironi Besar dari Kisah Ini

Ada sebuah paradoks: insinyur yang bertanggung jawab mengembangkan fitur AI, tidak menggunakan AI sendiri.

Anda bisa melihatnya sebagai masalah manajemen organisasi — insinyur Siri ahli dalam pengembangan sistem suara tradisional dan membutuhkan waktu untuk bertransisi ke era model besar. Atau Anda bisa melihatnya sebagai cermin: kecepatan penetrasi alat coding AI di dalam perusahaan besar sebenarnya jauh lebih lambat daripada yang terlihat dari luar.

Tidak semua tim perangkat lunak menggunakan Cursor atau Claude Code. Beberapa tim inti di perusahaan besar masih menjalankan alur kerja dari sepuluh tahun lalu — bukan karena mereka tidak tahu, tetapi karena tidak ada yang mendorong, dan tidak ada tekanan organisasi yang jelas.

Apple sekarang menggunakan pelatihan wajib untuk menyelesaikan masalah ini. Bagi perusahaan yang dikenal dengan moto "pelan-pelan asal rapi," kecepatan ini memang mendesak.

Ujian Besar Siri di Bulan Juni

Melihat kondisi Siri saat ini, pelatihan ini bukan hanya tentang peningkatan efisiensi; ini lebih terlihat seperti upaya penyelamatan.

Apple telah menandatangani kontrak dengan Google Gemini, yang dilaporkan bernilai sekitar US$1 miliar per tahun, untuk menggunakan model Gemini guna mendukung sebagian kemampuan Siri. Tim Foundation Models milik Apple sendiri juga berkembang, bertumpu pada inferensi di perangkat dan perlindungan privasi. Dengan kedua jalur ini berjalan, Siri yang dilihat pengguna masih asisten lama yang sering memberikan jawaban tidak relevan dan tidak bisa menangani tugas multi-langkah.

WWDC pada bulan Juni. Apple perlu menampilkan Siri yang benar-benar mumpuni untuk menyelamatkan muka.

Mengirim insinyur untuk belajar Claude Code, dalam beberapa hal, adalah pengakuan: untuk kemajuan yang tidak bisa dicapai dengan tenaga manusia saja, gunakan alat AI untuk mempercepat.

Bisakah mereka mengejar dalam dua bulan? Pengguna akan langsung memberi tahu Anda jawabannya.

Omong-omong, fakta bahwa tim Siri Apple belajar Claude Code tidak akan mungkin menjadi berita tiga tahun lalu. Bahwa hal itu bisa menjadi berita sekarang menunjukkan bahwa alat coding AI telah berubah dari "opsional" menjadi "wajib" — bahkan di dalam perusahaan teknologi terkaya di dunia, ada tim yang kesulitan mengikuti perkembangan.

Sumber: Siri Engineers Sent to AI Coding Bootcamp as Apple Prepares to Deliver Siri Overhaul (MacRumors); Report: Apple to send Siri engineers to multi-week AI coding bootcamp (9to5Mac); CocoLoop; Apple Sends Siri Staffers to Coding Bootcamp in Latest Shakeup (The Information)