DeepSeek akan segera merilis V4, namun kali ini hal yang paling patut diperhatikan bukanlah seberapa besar parameter modelnya, melainkan chip apa yang digunakannya.
Menurut laporan The Information, DeepSeek V4 akan berjalan di chip Ascend 950PR milik Huawei. Ini adalah model AI frontier pertama yang dibangun khusus untuk arsitektur chip domestik Tiongkok.
Mengenal Modelnya
Spesifikasi V4 cukup mengesankan:
| Parameter | Nilai |
|---|---|
| Total parameter | Sekitar 1 triliun (arsitektur MoE) |
| Parameter yang diaktifkan saat inferensi | Sekitar 37 miliar |
| Jendela konteks | 1 juta token |
| Skor SWE-bench | 81% |
Logika penggunaan arsitektur MoE sama dengan V3: 1 triliun parameter disimpan, tetapi hanya 37 miliar yang diaktifkan per inferensi. Biaya operasional aktual lebih mendekati model padat 37 miliar parameter, namun kemampuannya dapat mendekati batas model triliunan parameter. Harga API pasca-pelatihan adalah $0,30 per juta token, lebih murah satu urutan besarnya dibandingkan seri GPT.
Multimodalitas juga terintegrasi: V4 mendukung pemrosesan asli untuk pembuatan teks, gambar, dan video.
Mengapa Chip Huawei Penting?
Model DeepSeek sebelumnya, termasuk V3 dan R1, dilatih menggunakan NVIDIA A100/H100 (atau setidaknya menggunakan ekosistem CUDA). V4 adalah yang pertama dibangun dari awal berdasarkan arsitektur CANN milik Huawei.
Spesifikasi perangkat keras Ascend 950PR:
- Komputasi: FP8 1 PFLOPS / FP4 2 PFLOPS
- Bandwidth interkoneksi: 2 TB/s
- Proses manufaktur: Proses SMIC N+3 (kinerja mendekati kelas 5nm)
- Dipasang di kartu akselerator Huawei Atlas 350
Agar V4 dapat berjalan di chip ini, DeepSeek berkolaborasi dengan Huawei dan Cambricon untuk menulis ulang sejumlah besar kode tingkat rendah, dengan tujuan untuk sepenuhnya memotong ekosistem CUDA milik NVIDIA.
Analisis TrendForce menyatakan, jika ini berjalan lancar, jalur pengembangan DeepSeek dapat mencapai kemandirian substansial dari CUDA dalam satu hingga dua tahun.
Alibaba, ByteDance, dan Tencent Semua Berebut Chip Huawei
Reaksi pasar sangat langsung: Alibaba, ByteDance, dan Tencent telah memesan total ratusan ribu chip Ascend dari Huawei. Dengan lonjakan permintaan, harga chip Huawei telah naik sekitar 20%.
Huawei berencana memproduksi sekitar 600.000 unit Ascend 910C pada tahun 2026, dua kali lipat dari tahun 2025, sehingga total kapasitas Ascend mencapai 1,6 juta unit.
Dari sudut pandang lain: jika DeepSeek V4 berkinerja baik di chip Huawei, vendor AI dalam negeri Tiongkok akan memiliki jalur alternatif yang realistis — tidak lagi sepenuhnya bergantung pada NVIDIA. Ini memiliki implikasi yang lebih besar bagi seluruh rantai industri daripada V4 itu sendiri.
Tapi Apakah Chip Huawei Cukup Baik?
Sejujurnya, ini masih menjadi tanda tanya.
Angka komputasi teoretis untuk Ascend 950PR terlihat cukup baik, namun belum ada data terverifikasi skala besar mengenai efisiensi pelatihan dan inferensi terdistribusi aktualnya dibandingkan dengan ekosistem NVIDIA H100. V4-Lite saat ini sedang dalam pengujian internal di node API, dengan pengembang melaporkan peningkatan kecepatan inferensi sebesar 30% dan peningkatan yang nyata dalam pengambilan konteks — namun ini terjadi di lingkungan yang dioptimalkan secara khusus.
Ujian sesungguhnya adalah: setelah rilis resmi V4, apakah kinerjanya akan stabil seperti yang diiklankan?
Jika berhasil, ini akan menjadi bukti nyata dari jalur kemandirian perangkat keras AI Tiongkok. Jika tidak berjalan baik, itu hanya menunjukkan bahwa arah kemandirian sudah benar, tetapi waktunya belum tepat.
Versi resmi V4 diperkirakan akan dirilis pada pertengahan April. Kita tunggu saja hasilnya.
Sumber: CocoLoop, DeepSeek's V4 model will run on Huawei chips, The Information reports (WHBL); Decoding DeepSeek V4: How Huawei's Ascend 950PR Is Powering China's Push to Break CUDA Dependence (TrendForce); DeepSeek V4 points to growing use of Huawei chips in AI models (TechWire Asia); DeepSeek V4 And Tencent's New Hunyuan Model To Launch In April (Dataconomy)