OpenAI meluncurkan beta publik Agents API pada 10 September, terbuka untuk semua developer. API ini mengemas kerangka kerja agen yang menggerakkan Codex dan ChatGPT (disebut secara internal sebagai "Codex harness") menjadi layanan terkelola: seluruh siklus pemanggilan model, penggunaan tool, dan pengelolaan konteks kini berjalan di infrastruktur OpenAI sendiri, sementara developer hanya menentukan kemampuan apa yang boleh dipakai agen dan di mana kodenya dijalankan.
Tidak ada biaya platform tambahan dalam skema harganya. Developer hanya membayar untuk token, panggilan tool, dan durasi container. Sandbox yang dihosting ditagih dengan tarif container standar, sedangkan penggunaan model dihitung terpisah dengan harga API biasa; pengumuman ini tidak mencantumkan harga tersendiri untuk sandbox itu sendiri.
Empat kemampuan bawaan
Menurut OpenAI, API ini kini menangani beberapa hal yang sebelumnya harus dibangun sendiri oleh developer:
- Kompresi konteks otomatis: saat sesi mendekati batas konteks, konten lama dikompresi secara otomatis;
- Pencarian tool: definisi tool baru dimuat saat dibutuhkan, menghemat token sekaligus biaya;
- Pemanggilan tool terprogram: mendukung pemanggilan paralel dan berantai;
- Multi-agen: agen utama bisa melimpahkan tugas kompleks ke sub-agen yang berdiri sendiri.
Ada tiga pilihan lingkungan eksekusi. Pertama, sandbox yang dihosting OpenAI, yang bisa diisi file dan dependensi sebelumnya serta dilengkapi skill dan plugin, sehingga agen bisa menjalankan kode, memproses file, dan menghasilkan output jadi. Kedua, menyambung lewat WebSocket ke mesin milik developer sendiri. Ketiga, memakai sandbox mitra — daftarnya saat ini mencakup Blaxel, Cloudflare, Daytona, DigitalOcean, E2B, Modal, Oracle, Runloop, dan Vercel.
Angka dari pelanggan awal
OpenAI memaparkan hasil dari beberapa pengguna awal. Skor evaluasi Ciridae naik dari 0,71 menjadi 0,85, dan latensi alur kerja sub-agennya turun menjadi seperempat dari sebelumnya; biaya SafetyKit turun 60% setelah migrasi; respons gagal Hypha berkurang 86%; dan Nash.ai menjalankan ribuan agen yang beroperasi dalam waktu lama di jaringan logistik globalnya.
Semua angka ini dilaporkan sendiri oleh pelanggan dan dipublikasikan oleh OpenAI, tanpa verifikasi pihak ketiga. Pengumuman ini tidak menjelaskan sistem apa yang dipakai tiap perusahaan sebelum migrasi atau bagaimana baseline-nya ditetapkan, sehingga angka-angka ini tidak sebaiknya dibandingkan langsung satu sama lain.
Antarmuka agen OpenAI sudah masuk generasi ketiga
Jika dilihat dalam rangkaian produk OpenAI sendiri, alurnya cukup jelas.
Akhir 2023, OpenAI meluncurkan Assistants API yang membungkus thread percakapan, pencarian file, dan code interpreter menjadi state di sisi server yang tinggal dipanggil lewat API — praktis, tapi cenderung jadi kotak hitam dan sulit di-debug; sejumlah tim memakainya sebentar lalu kembali membangun stack sendiri. Maret 2025, OpenAI menggantinya dengan Responses API dan Agents SDK open source, mengembalikan pengelolaan state serta logika orkestrasi ke tangan developer untuk ditulis dalam kode mereka sendiri. AgentKit menyusul pada Oktober tahun yang sama, menambahkan orkestrasi visual dan tool evaluasi di atasnya.
Agents API menarik langkah itu kembali ke arah semula: siklusnya kembali berjalan di server OpenAI, sementara lingkungan eksekusi tetap terbuka untuk pihak ketiga maupun mesin milik sendiri. Apa yang dulu harus dibangun sendiri oleh developer di dua generasi sebelumnya — penjadwalan, kompresi, sandboxing — kini menjadi default.
Dari posisinya kali ini, kerangka kerja di balik Codex tampaknya sudah tidak lagi hanya melayani skenario coding; OpenAI langsung mengemas apa yang selama ini dipakai secara internal untuk ditawarkan ke luar. Yang dihemat developer adalah beban rekayasa di lapisan orkestrasi, dengan konsekuensi ketergantungan yang lebih dalam pada runtime OpenAI: seberapa banyak log yang bisa dilihat saat loop yang dihosting bermasalah, dan apakah trace lengkap bisa diekspor, belum dijelaskan dalam dokumentasi beta ini.
OpenAI menyatakan akan melakukan iterasi cepat berdasarkan masukan developer selama masa beta, sebelum melangkah ke versi umum (general availability). Kapan versi umum itu akan hadir, dan apakah skema harganya akan berubah saat itu, belum diumumkan.
Sumber: pengumuman resmi OpenAI, komunitas developer OpenAI, CocoLoop, MarkTechPost; skema harga, daftar sandbox mitra, dan angka pelanggan awal diperiksa ulang dengan pengumuman OpenAI.