Akun pengembang resmi Anthropic mengumumkan pada 29 Agustus bahwa mulai 14 September, batas penggunaan mingguan standar untuk Claude Code akan naik permanen sebesar 25% untuk paket Pro, Max, Team, dan Enterprise berbasis kursi. Sebelum tanggal itu, kenaikan sementara 50% yang berlaku saat ini tetap berjalan hingga 13 September.
Kedua angka persentase ini baru masuk akal kalau dilihat bersama. Anggap saja batas dasar aslinya 100 unit: promosi yang dimulai Mei membuat pengguna mendapat 150, dan setelah 14 September angka itu akan menetap di 125. Dibanding batas dasar, ini naik seperempat. Tapi dibanding jatah yang sedang dipakai sekarang, ini turun 17%.
Postingan yang dihapus lalu diunggah ulang
Versi pertama pengumuman hanya menuliskan separuh cerita: kenaikan permanen 25%. Dalam hitungan jam, para pengembang menghitung sendiri angka sebenarnya, dan kritik yang muncul mengarah ke satu titik yang sama — kabar baik diumumkan, kabar buruknya disembunyikan.
Anthropic kemudian menghapus postingan aslinya dan mengunggah ulang dengan menambahkan kalimat yang sebelumnya hilang: "Compared to today, this works out to a 17% reduction in weekly limits on Claude Code" (Dibandingkan dengan hari ini, ini setara dengan penurunan 17% pada batas mingguan Claude Code).
Menghapus lalu mengunggah ulang biasanya bukan langkah murah dalam komunikasi produk berbasis langganan. Kesediaan Anthropic menanggung biaya ini menunjukkan bahwa perusahaan menilai "ketahuan dihitung pengguna" lebih merugikan daripada "mengungkapkannya sendiri sejak awal".
Batas yang dari awal memang sulit dihitung
Dalam penjelasannya, Anthropic menekankan bahwa batas mingguan bukan angka tetap untuk jumlah percakapan. Konsumsi sebenarnya bergantung pada panjang percakapan, model yang dipilih, jumlah pemanggilan tool, dan tingkat effort yang digunakan. Dalam "batas mingguan" yang sama, pengguna yang berat memakai Opus untuk sesi konteks panjang dan pengguna yang hanya melakukan edit ringan dengan model kecil bisa menghabiskan jatah dengan selisih berkali-kali lipat.
Akibat langsungnya, pengguna tidak bisa memperkirakan posisi mereka sendiri lebih dulu. Orang yang menghabiskan jatah promosi 150 tidak tahu pasti akan berada di titik mana dalam jatah baru 125 — mereka baru akan tahu dari rasanya penggunaan bulan berikutnya. Dalam penjelasan yang sama, Anthropic menyebut perubahan yang sedang berjalan ini dimaksudkan agar pengguna "feel like you're getting more from Claude, while having more visibility and control of your usage" (merasa mendapat lebih banyak dari Claude, sekaligus punya visibilitas dan kendali yang lebih baik atas penggunaan mereka). Jika visibilitas ini sudah tersedia lebih dulu, episode hapus-dan-unggah-ulang ini kemungkinan besar tidak akan terjadi.
Kedua perusahaan sama-sama menarik kembali harga promosi
Ada perkembangan lain yang berkaitan di periode yang sama. Pada minggu yang sama, OpenAI mereset penggunaan dan penagihan untuk Codex, sekaligus memperbaiki sejumlah konsumsi tidak wajar — termasuk kompresi konteks, tugas memori, tugas tujuan (goal tasks), otomasi, subagen, dan tool MCP. Perusahaan itu menyebut sebagian tugas tujuan sebelumnya menghabiskan 15% hingga 70% dari kuota mingguan.
Kedua langkah ini terlihat berlawanan arah — satu menarik kembali kapasitas, satu lagi mengembalikan kapasitas yang terbuang — tapi tekanan yang mendasarinya sama: biaya per unit untuk agen coding belum turun cukup rendah untuk terus dibuka tanpa batas dalam jangka panjang. Model itu sendiri semakin murah, tapi pola penggunaan agen justru semakin mahal — tugas yang dulu cukup beberapa putaran percakapan sekarang bisa memakan puluhan pemanggilan tool, dan penghematan di harga satuan habis dimakan oleh volume pemanggilan. Begitu masa subsidi berakhir, hitungannya harus ditunjukkan lagi ke pengguna.
Dari sisi ritme produk, ini juga bisa dibaca sebagai sinyal bahwa alat AI berbasis langganan memasuki fase kedua. Di fase pertama, kuota jadi tuas pertumbuhan — siapa yang memberi paling banyak, dialah yang merebut paling banyak pengembang. Sekarang, setelah pengguna memindahkan alur kerja mereka ke platform tersebut dan biaya berpindah sudah cukup tinggi, kendali harga bergeser kembali ke sisi penyedia layanan. Ke depan, yang membedakan pemain-pemain ini kemungkinan besar bukan siapa yang memberi jatah paling banyak per minggu, melainkan seberapa banyak output yang benar-benar bisa dipakai dari jatah yang sama.
Hitungan kasar soal dampaknya: pengguna Max yang saat ini rutin menghabiskan jatah mingguannya akan kehilangan waktu penggunaan berat setara lebih dari satu hari per minggu setelah 14 September. Bagi pengembang individu, ini seperti memindahkan refactoring yang biasanya dikerjakan Jumat sore ke minggu berikutnya. Bagi tim yang membayar per kursi, ini setara dengan menguapnya jatah setara satu orang dari setiap enam orang, dan itu perlu dianggarkan ulang.
Bahwa promosi pada akhirnya akan berakhir bukan hal yang diperdebatkan. Yang benar-benar memicu reaksi negatif adalah cara penyampaiannya: angka yang sama terlihat sebagai penambahan jika dilihat dari batas dasar, dan pengurangan jika dilihat dari jatah yang sedang dipakai sekarang — tapi pengumuman itu hanya menuliskan sisi penambahannya.
Sumber: Pengumuman akun pengembang resmi Anthropic, BleepingComputer, CocoLoop; angka 25%, 50%, dan 17% masing-masing diperiksa berdasarkan batas dasar asli, batas promosi saat ini, dan batas permanen yang baru.