Satu hari sebelum badai mendarat, pemerintah daerah masih dapat membuka tempat evakuasi, menempatkan kendaraan penyelamat, menghentikan pelabuhan, dan memindahkan warga rentan. Itulah nilai praktis rilis WeatherNext Cyclones oleh Google DeepMind pada 6 Agustus.
Model ini diumumkan bersama makalah Nature, kode, dan bobot terbuka. Google DeepMind menyatakan prediksi tiga hari untuk lintasan, intensitas, dan struktur angin kini setara dengan prediksi dua hari model sebelumnya.
Satu model untuk lintasan dan intensitas
Lintasan siklon dipengaruhi arus atmosfer skala besar, sedangkan intensitas bergantung pada proses panas dan uap air di dekat inti badai. WeatherNext Cyclones dilatih pada dinamika atmosfer global dan catatan siklon historis yang dikurasi pakar.
Blog resmi mencatat hampir 20TB data atmosfer global dan hampir 5.000 badai dari IBTrACS. Model dapat membuat prakiraan hingga 15 hari lalu mengambil lintasan, intensitas, dan radius angin.
“Time is really golden when it comes to those types of decisions.”
Kutipan Mike Brennan dari National Hurricane Center menjelaskan mengapa tambahan 24 jam penting: evakuasi dan penempatan pasokan adalah keputusan yang dibatasi waktu.
Resolusi rendah menjadi kejutan
Model ini memakai input 28×28 km, sekitar 100 kali lebih kasar daripada pendekatan resolusi tinggi tradisional. Versi Mini pada 111×111 km juga masih menunjukkan kinerja baik.
Namun repositori GitHub menegaskan model tidak menggantikan peringatan resmi. Peramal manusia tetap harus menerjemahkan keluaran probabilistik menjadi keputusan berbasis dampak.
Uji lokal setelah open source
WeatherNext kini menghasilkan 1.000 skenario untuk setiap siklon, naik dari 50 tahun lalu. Google menyebut satu prakiraan 15 hari dapat dibuat dalam kurang dari satu menit pada satu TPU.
Untuk wilayah topan Asia Timur, pertanyaan berikutnya adalah validasi lokal menurut basin, garis pantai, topografi, dan sistem peringatan. Skor model adalah awal; perubahan waktu evakuasi dan distribusi sumber daya adalah ujian yang lebih berat.
Sumber: Google DeepMind, Google Blog, Nature, WIRED, GitHub WeatherNext, CocoLoop; verifikasi mencakup waktu rilis, publikasi Nature, perbandingan prediksi tiga hari dan dua hari, tambahan 24 jam, 20TB data atmosfer, hampir 5.000 badai, 1.000 anggota ensemble, resolusi input 28×28 km, prakiraan 15 hari, dan lisensi open source.